Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat kualitas komunikasi publik melalui penyelenggaraan Workshop VIBE (Visual, Innovation, Branding, and Engagement) Volume 2 dengan tema “Membangun Talent KIE yang Profesional, Inspiratif, dan Berdampak” pada Rabu, (29/07/2026). Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid di Gedung Rempah Lantai 6 BPOM, Jakarta Pusat, dan melalui zoom meeting ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) BPOM sebagai talent konten dan narasumber Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan.
Workshop VIBE Volume 2 diikuti sekitar 256 peserta yang terdiri atas perwakilan unit kerja pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi BPOM dalam memperkuat kapasitas SDM di bidang komunikasi publik sekaligus mendukung penguatan branding kataBPOM sebagai identitas KIE BPOM.
Workshop dibuka oleh Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPOM, Andriana Krisnawati, yang menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi sehingga menuntut strategi komunikasi publik yang semakin adaptif. “Tantangan BPOM saat ini tidak hanya menyampaikan informasi yang benar, tetapi juga menghadirkan informasi yang menarik, mudah dipahami, membangun kepercayaan, dan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPOM menyampaikan bahwa melalui identitas kataBPOM, BPOM terus menghadirkan komunikasi yang lebih dekat, humanis, relevan, namun tetap mengedepankan kredibilitas dan dasar ilmiah. “Keberhasilan penyampaian pesan edukasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas materi, tetapi juga oleh kemampuan SDM BPOM dalam menyampaikan pesan secara profesional sebagai representasi institusi di hadapan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPOM menjelaskan bahwa Workshop VIBE merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang secara berkelanjutan. Setelah volume 1 yang telah dilaksanakan pada 19 November 2025 dan berfokus pada peningkatan kemampuan desain visual dan produksi konten, workshop volume 2 diarahkan pada penguatan kemampuan public speaking, storytelling, komunikasi verbal dan nonverbal, personal branding, serta kemampuan membangun engagement dengan audiens. “Kompetensi tersebut dinilai menjadi kebutuhan penting bagi pegawai BPOM yang berperan sebagai narasumber maupun talent konten KIE,“ tegasnya.
Workshop menghadirkan Said Maulana, Digital Marketer, Entrepreneur, Corporate Trainer, sekaligus Founder dan Chief Marketing Officer PT Kelas Digi Kreatif, sebagai narasumber. Melalui materi bertajuk "Mastering Content and Delivery for Trainers", peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik menyampaikan pesan yang efektif, membangun kepercayaan audiens, serta mengoptimalkan performa komunikasi di berbagai platform, baik media sosial, nonmedia sosial, maupun kegiatan KIE tatap muka.
Tidak hanya mengikuti paparan materi, peserta juga terlibat dalam sesi praktik, pembuatan karya video singkat, pembahasan hasil karya, serta diskusi interaktif bersama narasumber. Pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman langsung dalam membangun kemampuan komunikasi publik yang profesional, komunikatif, dan berdampak.
Melalui penyelenggaraan Workshop VIBE Volume 2, BPOM berharap semakin banyak SDM yang mampu tampil sebagai talent konten dan narasumber KIE yang profesional, inspiratif, serta kredibel di hadapan masyarakat. Dengan kompetensi komunikasi yang semakin baik, penyampaian informasi mengenai obat dan makanan diharapkan menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih serta menggunakan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat. (Oke-PM)