Jakarta — Dalam rangka mebangung budaya integritas Biro Hukum dan Organisasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melaksanakan pembentukan Tim Zona Integritas (ZI), pemaparan rencana kerja Tim ZI, serta penandatanganan komitmen ZI sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pegawai Biro Hukum dan Organisasi dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Aula Gedung Rempah Lantai 6.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Andriana Krisnawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya berorientasi pada pencapaian predikat, namun merupakan upaya nyata untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pelayanan. “Pembentukan Tim ZI dan penandatanganan komitmen yang kita lakukan hari ini adalah perwujudan dari janji kita bersama. Kita tidak hanya mengejar predikat, tapi kita membangun budaya kerja yang bersih dan melayani,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andriana menyampaikan bahwa pertemuan ini memiliki makna strategis bagi perjalanan organisasi selama satu tahun ke depan, terlebih Biro Hukum dan Organisasi baru saja mengesahkan pembentukan tim-tim kerja baru melalui Surat Tugas. Struktur baru tersebut diharapkan tidak hanya sebatas nama diatas kertas, namun dapat menjadi penggerak yang lebih solid dalam mencapai target organisasi.
Andriana juga menekankan bahwa kepemimpinan dan keteladanan bukan hanya milik pejabat struktural, tetapi menjadi tanggung jawab setiap pegawai yang berani mengambil peran dan tanggung jawab. Dengan semangat kerja yang positif, diharapkan setiap tantangan dapat dihadapi dengan lebih ringan dan hasil kinerja yang dicapai menjadi lebih optimal. Kegiatan ini juga menjadi momen mempererat silaturahmi antar pegawai, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan, sebagai bagian dari upaya membangun harmoni internal dan memperkuat kolaborasi antar tim kerja.
Melalui penandatanganan komitmen Zona Integritas, Biro Hukum dan Organisasi BPOM menegaskan tekad bersama untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat budaya integritas, serta menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Komitmen ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau Tim ZI semata, tetapi merupakan komitmen kolektif yang melibatkan seluruh pegawai di lingkungan Biro Hukum dan Organisasi. Partisipasi aktif, konsistensi dalam menjalankan tugas, serta kesadaran bersama untuk menjaga integritas menjadi kunci utama dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi serta birokrasi yang bersih dan melayani. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Biro Hukum dan Organisasi optimis dapat membangun sistem kerja yang lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada hasil, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi. (Arnifah - Hukor)